top of page

Trading Adalah? Simak Arti, Jenis dan Cara Trading


Trading Adalah

Seiring dengan berkembangnya teknologi, dalam beberapa tahun ini istilah trading terus bermunculan di sosial media. Bahkan, trading dianggap sebagai salah satu cara untuk mendapatkan pendapatan yang cukup besar. Banyak orang berpikir bahwa trading sama dengan investasi.


Padahal, keduanya memiliki perbedaan. Menurut Oxford Learner Dictionary, arti trading adalah aktivitas jual beli barang atau jasa antara dua atau lebih individu atau negara.? Apa perbedaannya dengan investasi? Yuk! Simak selengkapnya!


Apa Itu Trading?

Apa Itu Trading?

Orang yang melakukan trading disebut trader. Dalam dunia keuangan, trading adalah transaksi jual beli surat berharga atau efek. Efek di sini bisa berupa saham, obligasi, foreign exchange (forex) atau instrumen derivatif. Meskipun instrumen yang diperdagangkan nyaris sama dengan instrumen investasi, namun trading memiliki perbedaan prinsip dari investasi.


Dalam investasi, seseorang membeli sebuah surat berharga untuk dimiliki dalam jangka waktu yang cukup panjang dari satu tahun sampai puluhan tahun. Hal ini berbeda dengan trading. Fokus utama trading adalah memanfaatkan perubahan harga efek dalam jangka waktu yang pendek untuk mendapatkan keuntungan.


Selain itu dalam trading, trader mendapatkan keuntungan dari nilai jual yang lebih tinggi dari nilai beli dalam waktu singkat. Sebaliknya, kalau dalam waktu singkat nilai efek yang dibeli kemudian dijual di harga lebih rendah dari harga beli, yang didapatkan trader adalah kerugian. Jangankan 1 tahun, seorang trader bahkan bisa hanya memiliki sebuah aset dalam waktu 5 menit lalu menjualnya lagi.

Jenis-Jenis Trading

Jenis-Jenis Trading

Secara garis besar, jenis-jenis trading adalah dapat dibagi menjadi dua, yang pertama menurut instrumen yang diperdagangkan dan yang kedua menurut jangka waktunya.


Menurut Instrumen yang Diperdagangkan

Jenis trading menurut instrumen yang diperdagangkan setidaknya bisa dibagi lagi menjadi 4, yaitu:

  1. Trading saham. Apa itu trading saham? Trading saham adalah transaksi jual beli saham dalam jangka waktu yang pendek untuk mendapatkan keuntungan. Trading saham adalah salah satu jenis trading paling populer.

  2. Trading forex. Forex atau foreign exchange adalah transaksi jual beli mata uang asing, misalnya menjual rupiah untuk mendapatkan dolar. Sama seperti trading saham, trading forex juga untuk mendapatkan keuntungan jangka sangat pendek. Keuntungan ini diperoleh dari perubahan nilai tukar mata uang terkait.

  3. Trading komoditas. Komoditas seperti minyak, emas, perak dan lain sebagainya juga menjadi instrumen trading. Namun perlu diingat bahwasanya, kamu tidak akan mendapatkan emas, perak atau minyak asli ketika membeli instrumen ini.

  4. Trading cryptocurrency. Salah satu instrumen trading terbaru yang paling tren saat ini adalah cryptocurrency atau mata uang kripto. Jual beli aset yang satu ini dilakukan dengan menukarkan mata uang fiat, seperti dolar atau rupiah menjadi mata uang kripto terkait atau menukar sesama mata uang kripto, misalnya BTC dengan ETH.


Menurut Jangka Waktu

  1. Scalping. Scalping adalah jenis trading dalam jangka waktu sangat pendek yaitu beberapa menit atau jam saja. Artinya, trader hanya akan memegang instrumen keuangan terkait selama beberapa menit atau beberapa jam sebelum kemudian menjualnya kembali.

  2. Day trading. Sedikit lebih lama daripada scalping, seorang day trader hanya akan memegang suatu aset dalam satu hari saja, biasanya mereka menjual asetnya sebelum penutupan pasar.

  3. Swing trading. Dalam swing trading, seorang trader akan menunggu ayunan (swing) yang cukup besar dalam harga sebuah instrumen trading. Biasanya, munculnya swing besar ini memakan waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu.

Risiko Trading

Risiko Trading

Trading adalah salah satu transaksi keuangan dengan risiko yang tinggi. Risiko yang dimiliki dalam melakukan trading adalah sebagai berikut:

  1. Trading memanfaatkan perubahan harga dalam jangka pendek, yang mana perubahan harga jangka sangat pendek itu biasanya cukup tajam.

  2. Setiap instrumen investasi memiliki risiko yang berbeda. Trading saham berbeda dengan trading forex, begitu pula dengan trading crypto. Perbedaan pada jenis instrumen ini akan membawa perbedaan juga pada aspek fundamental yang dapat mempengaruhi perubahan harga.

  3. Trading membutuhkan skill dan kecepatan eksekusi yang tinggi. Kecepatan jual atau beli trader akan mempengaruhi keuntungan dan kerugian yang didapat. Keuntungan yang bisa diperoleh trader akan berkurang atau bahkan trader tersebut akan merugi.

Oleh sebab itu, jika kamu masih awam mengenai 4 contoh instrumen yang telah disebutkan di atas, lebih baik kamu belajar lebih jauh sebelum memulai trading.


Cara Trading

Cara Trading

Sebelum melakukan trading, ada baiknya kamu mengetahui beberapa cara trading berikut ini:

  1. Pilih instrumen terbaik. Pilih instrumen yang paling kamu pahami, sesuai dengan kemampuan serta skill kamu. Kamu dapat mempelajari terlebih dahulu masing-masing instrumen.

  2. Membuat trading plan. Trading plan adalah strategi trading kamu, mulai dari saham apa yang kamu pilih, berapa jangka waktunya, berapa target keuntungan dan batas loss-nya hingga indikator teknis dan fundamental apa yang kamu gunakan untuk memilih saham tersebut.

  3. Disiplin. Jika instrumen dan trading plan telah ditetapkan, langkah selanjutnya adalah disiplin dengan strategi yang telah kamu buat. Di harga berapa kamu akan melakukan buy di harga berapa kamu akan take profit, dan di harga berapa kamu harus stop loss.

Secara garis besar, seorang trader, entah itu trader saham, forex maupun instrumen lainnya harus membuat perencanaan trading dengan matang. Jadi dapat dikatakan cara agar sukses dalam trading adalah dengan cara pemilihan instrumen yang terbaik, membuat traading plan, dan disiplin.


Comments


Subscribe Alpha Edu 

Dapatkan notifikasi update Alpha Edu di email kamu.

Terima kasih sudah join Alpha Edu!

bottom of page