top of page

Harga Saham PTBA (PT Bukit Asam Tbk) Hari Ini, Tertarik untuk Beli?


Harga Saham PTBA (PT Bukit Asam Tbk) Hari Ini
Sumber: PT Bukit Asam Tbk

Hampir satu tahun yang lalu, atau lebih tepatnya pada tanggal 6 Juni 2022, PT. Bukit Asam Tbk atau PTBA menebar dividen yang terbilang jumbo, yaitu Rp688.5 per lembar.


Ini artinya, jika kamu memiliki saham perusahaan ini sebanyak 1 lot saja, kamu akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp68,850 belum termasuk pajak dividen.


Dengan dividen sebesar ini ditambah dengan fakta bahwa perusahaan ini tahun lalu mendapatkan kenaikan laba bersih sebesar 59% dibandingkan dengan tahun 2021, membuat potensi mendapatkan dividen dari perusahaan ini menjadi semakin besar.


Keputusan mengenai dividen dan keputusan bisnis lainnya ini diperkirakan akan keluar setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada tanggal 24 Mei 2023.


Namun demikian, sebelum memutuskan untuk membeli saham perusahaan pelat merah ini, tentunya kamu harus mengetahui harga saham PTBA saat ini dan kondisi bisnis terbaru mereka.


Simak selengkapnya berikut ini:


Profil PT Bukit Asam Tbk (PTBA)


PT Bukit Asam Tbk PTBA
Sumber: PT Bukit Asam Tbk

Penambangan batubara di Indonesia sudah ada sejak zaman Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda.


Salah satu perusahaan yang sudah ada sejak zaman kolonial tersebut adalah PT Bukit Asam Tbk. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1919 dengan nama Tambang Air Laya dan beroperasi di Tanjung Enim, Sumatera Selatan.


Sebagaimana perusahaan Belanda lainnya, perusahaan tambang ini juga dinasionalisasi oleh Pemerintah Republik Indonesia pasca kemerdekaan dan dijadikan Perusahaan Negara (PN).


Walhasil, nama perusahaan ini berubah menjadi Perusahaan Negara Tambang Arang Bukit Asam (PN TABA).


Baru pada tahun 1981, status hukum perusahaan ini berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Bukit Asam.


Lebih dari 21 tahun setelah berganti nama, perusahaan ini kemudian menjadi perusahaan terbuka dengan menjual sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 23 Desember 2002.


PTBA merupakan salah satu emiten tambang terbesar di Indonesia. Perusahaan ini diperkirakan mengelola lahan tambang seluas 68,777 hektar yang terletak di berbagai lokasi, seperti Tanjung Enim, Ombilin dan Kalimantan Timur.


Dari lahan seluas itu, perusahaan ini berhasil memproduksi batubara sebanyak 37 juta ton pada tahun 2022.


Dari 37 juta ton tersebut, 31.6 juta di antaranya berhasil terjual pada tahun yang sama dengan rincian 19.1 juta untuk pasar domestik dan 12.5 juta untuk pasar mancanegara.


Baik jumlah produksi maupun jumlah penjualan batubara ini lebih tinggi dan signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.


Tidak hanya lahan tambang, PTBA juga memiliki lahan pasca tambang 2,200 hektar pada tahun 2020 lalu.


Jumlah ini diperkirakan akan meluas hingga 5,200 hektar pada tahun 2050. Rencananya, lahan pasca tambang ini akan digunakan untuk pengembangan sumber energi alternatif menggunakan panel surya.



Harga Saham PTBA (Bukit Asam Tbk) 1 Lot

Harga Saham Bukit Asam Tbk (PTBA)
Sumber: Alpha Investasi

Dari gambar di atas terlihat bahwasanya per tanggal 7 Juni 2023, saham PTBA dijual dengan harga Rp 3,190 per lembar atau sekitar Rp 319,000 per lot, mengingat bahwasanya 1 lot sama dengan 100 lembar.


Dibandingkan dengan nilainya pada Mei tahun lalu, tampak juga kalau harga saham PTBA terus mengalami kemerosotan.


Namun, penurunan harga saham ini tidak selalu diikuti dengan penurunan variabel-variabel keuangan perusahaan ini.


Seperti yang telah disinggung di atas bahwasanya sepanjang tahun 2022 lalu, perusahaan ini mengalami kenaikan laba lebih dari 50% dari Rp8 triliun menjadi Rp12,7 triliun.


Begitu pula dengan pendapatannya yang naik Rp29 triliun menjadi Rp42 triliun YoY.


Banner aplikasi saham Alpha

Hanya saja, memang kinerja keuangan perusahaan ini mengalami sedikit penurunan pada triwulan pertama tahun 2023.


Laporan keuangan triwulanan perusahaan tersebut mencatat kenaikan pendapatan dari Rp8.2 triliun menjadi Rp9,9 triliun secara YoY.


Akan tetapi, kenaikan pendapatan ini diikuti dengan pembengkakan beban pokok pendapatan dari Rp4.7 triliun menjadi Rp7,9 triliun dari Maret 2022 ke Maret 2023.


Akibatnya, laba bersih perusahaan ini juga menyusut dari Rp2,3 triliun pada Maret 2022 menjadi Rp1,18 triliun pada Maret 2023.



Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Saham PTBA

Faktor- faktor yang mempengaruhi sama Bukit Asam PTBA

Secara umum, harga sebuah saham dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal perusahaan penerbit saham tersebut. Faktor internal, seperti kinerja produksi perusahaan, kualitas manajemen perusahaan hingga kondisi keuangan perusahaan tersebut.


Adapun faktor eksternal, sifatnya lebih variatif mulai dari kondisi ekonomi negara, hingga kondisi perekonomian dunia semua bisa mempengaruhi supply dan demand sebuah saham.


Adapun untuk kasus industri batubara secara umum dan PTBA secara khusus, berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi harga saham PTBA untuk patut diperhatikan:


1. Harga Jual Batubara di Pasar Internasional.


Seperti kondisi tahun 2022 lalu misalnya, kenaikan harga batubara di pasar internasional mendorong peningkatan pendapatan perusahaan-perusahaan tambang di Indonesia. Akibatnya, permintaan terhadap saham tambang dalam negeri juga meningkat. Hal ini berlaku juga sebaliknya, penurunan harga batubara di pasar internasional bisa berdampak buruk bagi harga saham tambang dalam negeri.


2. Jumlah Produksi Batubara di Pasar Internasional


Menurut catatan Bank Dunia, pada tahun 2022 ini, jumlah produksi batubara di negara-negara pengekspor bahan bakar ini mencapai titik puncaknya pasca covid. Sebagaimana hukum penawaran dan permintaan, apabila peningkatan produksi atau supply batubara tidak diikuti dengan peningkatan permintaan bahan tambang ini, maka harga batubara di pasar internasional terancam jatuh.


3. Harga Barang Pengganti (Substitusi) Batubara


Selain jumlah produksi, harga barang pengganti bahan bakar ini, seperti minyak atau gas alam juga mempengaruhi tinggi rendahnya harga batubara. Sederhananya, apabila harga minyak naik, sementara batubara tidak, maka terdapat kemungkinan konsumen akan membeli lebih banyak batubara dan mengerek harga bahan tambang ini.


4. Nilai Tukar Dolar Terhadap Rupiah


Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor batubara terbesar di dunia. Hal ini berarti, tinggi rendahnya kurs dolar terhadap rupiah akan mempengaruhi jumlah pendapatan dan laba yang diperoleh oleh perusahaan tambang dalam negeri. Faktanya, faktor kurs ini juga menjadi faktor penting penyebab penurunan laba PTBA pada Maret 2023 dibandingkan dengan Maret 2022.



Cara Beli Saham PTBA (PT Bukit Asam Tbk)

Berikut ini cara membeli saham PTBA (PT Bukit Asam Tbk) di aplikasi Alpha Investasi:

  1. Masukkan username dan password yang telah kamu daftarkan.

  2. Klik dan masukkan PIN.

  3. Buka menu portofolio dan cek apakah saldo RDN yang kamu miliki cukup untuk membeli saham kode PTBA ini.

  4. Jika sudah cukup, kamu bisa membuka menu order untuk membeli saham ini.

  5. Klik menu PIN di bagian kanan atas.

  6. Klik ok.

  7. Masukkan kode PTBA di bagian “Stock”.

  8. Pada menu harga, kamu bisa memasukkan level harga PTBA yang diinginkan.

  9. Masukkan jumlah lot saham PTBA yang kamu inginkan.

  10. Klik send.

  11. Klik submit.

Informasi lengkap mengenai perkembangan transaksi dapat kamu lihat di menu order list dan portofolio.


Banner aplikasi saham Alpha

Comments


Subscribe Alpha Edu 

Dapatkan notifikasi update Alpha Edu di email kamu.

Terima kasih sudah join Alpha Edu!