top of page

Harga Saham GOTO Hari ini, Tertarik untuk Membeli?


Harga Saham GOTO Hari ini, Tertarik untuk Membeli?

Pandemi Covid-19 adalah salah satu fase penting dalam pasar modal Indonesia.

Selain karena meningkatnya jumlah investor lokal dan dari generasi muda, pada periode ini juga masuk beberapa perusahaan teknologi besar masuk ke bursa.


Salah satu di antaranya adalah perusahaan hasil merger antara Tokopedia dan Gojek, PT GoTo Gojek Tokopedia.


Tokopedia dan Gojek adalah dua aplikasi yang telah diunduh oleh lebih dari 100 juta orang pengguna di Google Play Store.


Tokopedia merupakan aplikasi e-commerce, sementara Gojek merupakan aplikasi ride hailing atau ojek online.


Keduanya merupakan salah satu market leader di bidangnya masing-masing.


Maka dari itu, tidak heran jika keputusan keduanya untuk merger dan melantai di bursa (IPO) dengan nama PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GOTO menggemparkan dunia bisnis Indonesia.


Namun demikian, apakah investasi pada saham GOTO ini menguntungkan? dan berapa harga saham GOTO hari ini?


Simak ulasan lengkapnya berikut ini!


Profil Saham GoTo (PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk)

Profil Saham GOTO
Sumber: Gojek

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwasanya PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk adalah hasil merger antara dua startup besar, yaitu Gojek dan Tokopedia.


Tokopedia adalah aplikasi e-commerce yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada tahun 2009.


Di aplikasi ini, pengguna dapat membeli banyak barang kebutuhan mereka, seperti baju, perlengkapan rumah tangga, produk PPOB hingga tiket perjalanan dan tiket bioskop.


Selain lengkap, user interface yang bagus dan kemudahan bertransaksi membuat aplikasi ini hingga kini menjadi salah satu market leader di bidang e-commerce.


Gojek di sisi lain, dulunya didirikan dengan nama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa.


Perusahaan ini didirikan oleh Nadiem Makarim, yang merupakan menteri pendidikan saat ini, pada tahun 2010 karena peluang yang beliau lihat dari potensi tukang ojek pangkalan.


Setelah mendapatkan serangkaian pendanaan pada tahun 2015 dan 2016, aplikasi ini mulai mendominasi pasar ojek online di Indonesia.


Sebagai perusahaan teknologi, Gojek tentunya melakukan berbagai inovasi.


Saat ini aplikasi Gojek tidak hanya bisa digunakan untuk memesan ojek online saja, tetapi juga memesan makanan, meminta pengantaran barang dan berbagai kebutuhan lainnya.


Kedua perusahaan ini lantas melakukan merger secara efektif pada 10 November 2021 dan IPO pada 11 April 2022.


Harga Saham GoTo

Harga Saham GOTO
Sumber: Aplikasi Alpha

Per tanggal 17 Juli 2023, saham salah satu perusahaan teknologi besar di Indonesia ini dijual dengan harga Rp118 per lembar.


Meskipun bukan harga terendah mengingat saham ini pernah diperjualbelikan dengan harga Rp 115 per lembar, namun harga ini tergolong murah.


Ketika pertama kali melantai di bursa pada tanggal 11 April 2022 lalu, saham GOTO dijual dengan harga Rp 338 per lembar.


Sempat menyentuh angka Rp 194 per lembar pada Mei 2022, harga saham ini kembali naik selama 2 bulan sebelum akhirnya kembali menurun pada Juli 2022 seiring dengan meningkatnya isu inflasi dan permasalahan ekonomi global.


Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Saham GOTO

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Saham GOTO

1. Kondisi Keuangan Perusahaan


Salah satu tantangan yang harus dihadapi oleh GoTo ketika memutuskan untuk listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah kewajiban untuk melaporkan kondisi keuangan.


Dengan adanya laporan keuangan ini terlihat bahwasanya pada tahun 2022 dan 2021, perusahaan ini masih mengalami kerugian.


Tercatat pada tahun 2021, GOTO membukukan kerugian hingga 22,5 triliun rupiah dan nilai ini membengkak pada tahun 2022 menjadi 44 triliun rupiah.


Untuk mengatasi hal ini, perusahaan ini melakukan beberapa langkah strategis, termasuk di antaranya adalah meningkatkan potongan biaya untuk mitra pengemudi dan mitra penjual dan memotong jumlah tenaga kerja hingga lebih dari 1.900 orang karyawan baik itu di Indonesia maupun India.


2. Kondisi Ekonomi Nasional dan Global


Kondisi ekonomi nasional dan global juga mempengaruhi harga saham GOTO.


Misalnya, ketika inflasi naik dan saham GOTO masih belum menawarkan keuntungan, bisa jadi saham perusahaan ini adalah instrumen yang pertama kali dijual oleh investor.


Hasil penjualan ini nantinya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari atau membeli instrumen investasi yang dirasa lebih menguntungkan.


Akibatnya, tekanan jual pada saham perusahaan ini semakin kuat, sehingga harganya terus menurun.


Tidak hanya pada harga saham, kondisi makro ekonomi juga bisa mempengaruhi kinerja bisnis GOTO.


Sederhananya, ketika inflasi meningkat ditambah dengan potongan merchant dan driver yang tinggi, bukan tidak mungkin konsumen akan beralih ke aplikasi pesaing atau bahkan berhenti menggunakan aplikasi ojek online dan e-commerce sama sekali.


3. Adanya Potensi Tambahan Tekanan Jual Karena Saham yang Dikunci


Saat menjelang IPO, banyak orang yang mengira bahwa tujuan IPO dari perusahaan ini adalah sebagai exit plan karena dorongan investor lama.


Untuk mengatasi sentimen ini, pihak manajemen GOTO memutuskan untuk “mengunci” saham investor lama tersebut selama beberapa waktu dengan tujuan supaya ketika GOTO IPO, investor lama tersebut tidak buru-buru menjual saham mereka.


Pada Desember tahun 2022 lalu, kunci sebagian saham milik investor lama ini sudah dibuka dan hal ini mengakibatkan harga saham GOTO terus anjlok hingga mencapai auto reject bawah (ARB).


Dilansir dari Republika, masih ada saham seri B yang kuncinya belum dibuka dan rencananya, kunci ini akan dibuka pada 2 tahun setelah IPO atau pada April 2024.



Prospek Saham GOTO

Prospek Saham Goto

Per Maret 2023, GOTO masih mencatatkan rugi.


Secara tahunan, terdapat perbaikan kinerja dari sisi pertumbuhan pendapatan dan laba.


Pada Kuartal 1 2023, pendapatan naik 120% menjadi Rp3,3 T sedangkan rugi bersih masih –40% yoy sebesar Rp3,9 T.


Pendorong rugi bersih GOTO diantaranya adalah besarnya beban operasional, terutama pada beban umum dan administrasi membebani pendapatan sebesar 68.8%, diikuti beban penjualan dan pemasaran menekan pendapatan sebesar 48.8%, dan beban pokok pendapatan membebani pendapatan sebesar 40%.


Namun terdapat penurunan signifikan pada beban penjualan dan pemasaran sebesar 102% yoy dari Rp3,3 T menjadi Rp1,6 T.


Selain itu, perusahaan juga berusaha untuk meningkatkan profitabilitas dengan cara memangkas biaya promosi untuk akuisisi dan retensi pelanggan, meningkatkan potongan administrasi untuk mitra driver maupun penjual dan merampingkan skala bisnis perusahaan.

Namun keputusan strategis ini juga memiliki konsekuensi.


Tingginya potongan perusahaan untuk mitra driver dan penjual tidak hanya akan mendorong pelanggan untuk berpikir berkali-kali sebelum memesan, tetapi juga mendorong mitra pengemudi dan penjual untuk beralih menggunakan aplikasi lain dan berpotensi mengganggu bisnis perusahaan ini dalam jangka panjang.


Cara Beli Saham GoTo


Berikut ini cara membeli saham GOTO di aplikasi Alpha:

  1. Buka aplikasi Alpha atau Sign Up.

  2. Masukkan username dan password yang telah kamu daftarkan.

  3. Klik dan masukkan PIN.

  4. Buka menu portofolio dan cek apakah saldo RDN yang kamu miliki cukup untuk membeli saham kode GOTO ini.

  5. Jika sudah cukup, kamu bisa membuka menu order untuk membeli saham ini.

  6. Klik menu PIN di bagian kanan atas.

  7. Klik ok.

  8. Masukkan kode GOTO di bagian “Stock”.

  9. Pada menu harga, kamu bisa memasukkan level harga GOTO yang diinginkan.

  10. Masukkan jumlah lot saham GOTO yang kamu inginkan.

  11. Klik send.

  12. Klik submit.

Informasi lengkap mengenai perkembangan transaksi dapat kamu lihat di menu order list dan portofolio.




Comments


Subscribe Alpha Edu 

Dapatkan notifikasi update Alpha Edu di email kamu.

Terima kasih sudah join Alpha Edu!